Tugas Ujian Praktikum Manajemen Karir

“ANALISIS KARIR”

            Karir merupakan kebutuhan yang harus terus ditumbuhkan dalam diri seseorang tenaga kerja, sehingga mampu mendorong kemauan dalam bekerja. Selain itu karir merupakan suatu kondisi yang menunjukkan adanya peningkatan status kepegawaian seseorang dalam suatu organisasi sesuai dengan jalur karir yang telah ditetapkan oleh organisasi. Sehingga definisi dari karir itu sendiri adalah semua pekerjaan atau jabatan yang dipegang selama masa kerja seseorang. Karirmenunjukkan perkembangan para karyawan secara individual dalam suatu jenjang ataukepangkatan yang dapat dicapai selama masa kerjanya dalam suatu organisasi.

Dari uraian di atas kita dapat melihat betapa pentingnya peningkatan karir seseorang dalam suatu perusahaan atau organisasi. Karena dengan adanya peningkatan karir akan meningkat pula pendapatan orang tersebut guna untuk memenuhi kebutuhan hidup yang lebih baik, dan kesejahteraan keluargapun akan meningkat. Selain secara materi peningkatan karir seseorang juga untuk mengukur kemampuan yang dimiliki oleh seorang karyawan yang berhubungan langsung dengan kinerja karyawan dalam perusahaan. Dengan begitu karyawan tersebut akan mengetahui hal-hal apa saja yang perlu dimiliki atau dipelajari dalam meningkatkan karir, sehingga akan menambah ketrampilan karyawan nantinya.

Bagi perusahaan sendiri sangat penting memperhatikan dan mengadakan pengembangan karir bagi karyawannya. Karena hal tersebut merupakan suatu penghargaan bagi karyawan yang telah loyal kepada perusahaan. Dan untuk mengetahui karyawan-karyawan yang memiliki kompetensi yang baik. Sedangkan untuk karyawan lain perusahaan dapat memberikan pendidikan dan latihan untuk meningkatkan kompetensi pada karyawan.

Pengembangan karir ada juga karena perkembangan dunia usaha yang semakin pesat. Sehingga perusahaan membutuhkan karyawan-karyawan atau tenaga kerja yang berkompeten di bidangnya. Yang akan membuat para karyawan lebih meningkatkan ketrampilannya dalam bekerja agar mempunyai peningkatan karir. Selain itu karena adanya motivasi yang berbeda-beda dari masing-masing individu.

Saat ini dalam hal peningkatan karir tidak memandang gender. Banyak wanita yang lebih sukses dan menjadi pemimpin. Walaupun mereka wanita tetapi mereka memiliki kemampuan yang sama dengan pria. Sehingga antara wanita dan pria mempunyai kedudukan yang sejajar. Bahkan kadang seorang wanita dapat mempunyai jabatan yang lebih tinggi daripada pria dalam suatu perusahaan.

Dalam pengembangan karir seseorang memiliki pemikiran yang berbeda-beda tentang peningkatan karir, tergantung tempat mereka bekerja dan pekerjaan yang dilakukan. Dalam hal ini tidak memandang tingkat pendidikan seseorang. Ada beberapa orang yang lebih sukses walaupun mereka tidak memiliki ijazah atau berpendidikan rendah, sebaliknya orang yang berpendidikan tinggi tetap berada di tingkat karirnya semula. Itu semua tergantung kemauan dan usaha yang dimiliki masing-masing individu, dan kemampuan untuk memotivasi diri sendiri untuk lebih berkembang, serta kemampuan seseorang dalam memanfaatkan peluang dan kesempatan yang diberikan.

My opinion in English

Career is a necessity that should grow in a person workforce, so as to encourage a willingness to work. Besides a career is a condition that indicates an increase in a person’s employment status in an organization in accordance with the career path that has been established by the organization. So the definition of the career itself is all the job or position held during the person’s employment. Karirmenunjukkan development of individual employees in a ataukepangkatan levels that can be achieved during his tenure in an organization.

From the above description we can see the importance of improving one’s career within a company or organization. Due to an increase in career will also rise to the person’s income to meet the needs of a better life, and well-being keluargapun will increase. In addition to materially increase a person’s career is also to measure the ability possessed by an employee who is directly related to the performance of employees within the company. That way the employee will know what things they need to have or learn to improve your career, so it will add to the skills of future employees.

For the company itself is very important to pay attention and hold career development for its employees. Because it is a reward for employees who have been loyal to the company. And to find out those employees who have a good competence. As for the other employees of the company can provide education and training to improve the competence of the employee.

There are also career development for the business world is rapidly increasing. So the company requires employees or workers who are competent in their field. That will make the employees more in order to improve their skills in work has increased career. In addition because of the different motivations of each individual.

Currently in terms of career advancement regardless of gender. Many women are more successful and become a leader. Although they are women but they have the same ability as men. So that between women and men have equal status. Sometimes even a woman can have a higher position than men in a company.

In one’s career development have different ideas about career advancement, depending on where they work and the work performed. In this case regardless of one’s education level. There are some people more successful even though they do not have a diploma or less educated, otherwise well-educated people who remain at the level of his career before. It all depends on the willingness and businesses owned by individuals, and the ability to motivate yourself to more developed, and the person’s ability to take advantage of opportunities and the opportunities presented.

 

Tugas Jurnal Manajemen Karir

 

PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN KARIR

MENUJU KEBEBASAN FINANSIAL

Abstrak – Konsep tujuan hidup ini sering lebih dikenal dengan istilah visi dan misi. Visi dan misi yang dimaksud disini adalah sesuatu yang ingin dicapai dalam seumur hidup seseorang. Tujuan hidup ini sangat tergantung dari falsafah hidup atau nilai-nilai tertinggi yang dipakai sebagai pedoman hidup oleh seseorang. Nilai ini bisa dikelompokkan dalam dua kategori, yaitu nilai materialisme dan spiritualisme. Bagi orang yang berfaham spiritualisme, tujuan hidup adalah untuk mengabdi kepada Tuhan (Allah). Sedangkan yang berpaham materialisme tujuan hidupnya untuk mencapai kepuasan duniawi.

Pengertian Karir

Istilah karir atau dalam bahasa inggris career telah dikemukakan oleh :

1. Edwin B. Flippo dalam bukunya, Personal Management : A Career can be defined as a sequence of separate but related work activities that provides continuity, order, and meaning in a persons’s life. (Karir dapat didefinisikan sebagai serangkaian kegiatan pekerjaan yang terpisah tetapi ada hubungannya, yang memberikan kelangsungan, kedudukan dan arti dalam riwayat hidup seseorang).

2. John R. Schermerhorn, Jr. James G. Hunt dan Richard N. Osborn dalam buku mereka, Managing Organizations Behavior : A Career is a set of work choices and activities representing what a person does for living. (Karir adalah serangkaian pilihan dan kegiatan pekerjaaan yang menunjukkan apa yang dilakukan oleh seseorang untuk dapat hidup).

3. Thomas H. Stone dalam bukunya Undeerstanding Personel Management: A Career is defined as a sequence of posisions or jobs held by one person over a relatively long time span, usually ten or more years (karir didefinisikan sebagai serangkaian jabatan atau pekerjaaan yang dipegang oleh seseorang selama jangka waktu yang relatif lama, biasanya sepuluh tahun atau lebih).

4. Menurut W.J.S. Poerwadarminta dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia, karir adalah Kemajuan dalam kehidupannya; perkembangan dan kemajuan dalam pekerjaan, jabatan dan sebagainya; misalnya karir itu dicapainya dengan bekerja keras dan berdisiplin.

Masih banyak lagi pengertian karir menurut para ahli, menurut pendapat kami karir adalah seluruh rangkain kegiatan manusia dalam rangka memenuhi kebutuhan untuk seumur hidupnya.

Arti istilah-istilah lain dalam bidang karir adalah :

1. Career ladder (tangga karir, jenjang karir); Elmer H. Burack dan Nicholas J. Mathys dalam buku mereka, Introduction to Management: A Career Perspective: Career Ladder. A “Ledder” in which the successive steps symbolize the different levels in one’s career. (Jenjang karir. Suatu ‚tangga‛ yang urutan anak tangganya melambangkan tingkat-tingkat yang berlainan dalam karir seseorang.)

2. Career path (jalur karir); Elmer H. Burack dan Nicholas J. Mathys dalam buku mereka, Introduction to Management: A Career Perspective: Career Path. The road leading from the first level of a career to the last (and presumably highest), through stages of work, individual development, learning experiences, and promotion. (jalur karir, jalan dari tingkat pertama suatu karir menuju ke tingkat terakhir (dan mungkin yang paling tinggi), melalui tingkatan-tingkatan pekerjaan, pengembangan perseorang, pengalaman belajar, dan promosi).

3. Career stages (tingkatan karir); Elmer H. Burack dan Nicholas J. Mathys dalam buku mereka, Introduction to Management: A Career Perspective:Career Stages. The broad segments of a working career, such as early-mid- and late career. Each stage often reflects various types or characteristic problems, issues, and personel developement. (tingkatan karir. Bagian karir kerja yang luas, seperti karir awal, karir pertengahan dan karir akhir. Setiap tingkatan sering menunjukkan berbagai jenis masalah, hal, da pengembangan pribadi yang khas)

4. Career planning (perencanaan karir); William B. Werther, Jr.,Ph.d dan Keith Davis, Ph.d. dalam buku mereka, Personel Management and Human Resources: Career planning is the process by which one select career goals and paths to those goals (perencanaan karir adalah proses yang dipergunakan oleh seseorang untuk memilih tujuan karir dan jalur untuk mencapai tujuan tersebut).

5. Career development (pengembangan karir); William B. Werther Jr. Ph.D dan Keith Davis, Ph.d dalam buku mereka, Personnel Management and Human Resources: Career development is those personal improvements one undertakes to achieve a personel career plan. (Pengembangan karir adalah perbaikan pribadi yang diusahakan oleh seseorang untuk mencapai rencana karir pribadi).

Perencanaan Karir

Perencanaan karir adalah suatu proses pengambilan keputusan untuk menentukan langkah-langkah yang akan dilakukan dalam karir untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Dalam manajemen organisasi terutama perusahaan, perencanaan karir merupakan fungsi kepegawaian yang relatif baru dan program-program yang bagus masih jarang, kecuali dalam organisasi-organisasi yang besar atau maju. Akan tetapi keterlibatan organisasi dalam perencanaan karir makin bertambah. Banyak calon pegawai, khususnya calon-calon yang berpendidikan tinggi, menginginkan suatu karir, bukan ‚hanya suatu jabatan saja.

Hal-hal berikut sebagai yang paling penting bagi mereka dalam suatu jabatan :

1. Kesempatan untuk melakukan sesuatu yang membuat anda merasa senang,

2. Kesempatan untuk mencapai sesuatu yang berharga,

3. Kesempatan untuk mempelajari hal-hal baru, dan

4. Kesempatan untuk mengembangkan kecakapan dan kemampuan pribadi.

Daya pendorong terakhir bagi perencanaan karir adalah kebutuhan organisasi-organisasi untuk memperoleh manfaat yang sebesar-besarnya dari sumber daya yang dimilikinya yang paling berharga, yakni orang-orang, dalam waktu pertumbuhan dan perkembangan teknologi yang cepat

Keuntungan Perencanaan Karir

Perencanaan karir tidak hanya menguntungkan pegawai secara perseorangan, tetapi juga menguntungkan organisasi. Dengan mengembangkan pegawai-pegawai untuk jabatan-jabatan yang akan datang, maka organisasi mendapat jaminan persediaan pegawai-pegawai yang cakap, yang dapat dipercaya untuk mengganti pegawai-pegawai yang tingkatnya lebih tinggi, baik yang keluar maupun yang mendapat promosi. Hal ini memudahkan penyusunan tenaga kerja intern organisasi dan mengurangi biaya pendapatan tenaga kerja dari luar dan seleksi. Lagipula suatu strategi perencanaan karir memungkinkan organisasi karirnya. Hal ini dapat menambah kepuasan pegawai dan pemanfaatan kemampuan pegawai secara optimal. Akhirnya perencanaan karir dapat membantu mempertahankan dan memotivasi pegawai.

Faktor-faktor yang paling banyak pengaruhnya terhadap perencanaan karir adalah sebagai berikut :

1. Desire to develop and promote employees from within (keinginan untuk mengembangkan dan mempromosikan karyawan dari internal perusahaan)

2. Shortage of promotable talent (keterbatasan bakat/kemampuan yang dapat dipromosikan)

3. Desire to aid (individual) career planning (keinginan untuk membantu perencanaan karir)

4. Strong expression of employee interest (ekpresi yang kuat dari ketertarikan karyawan)

5. Desire to improve productivity (keinginan untuk memperbaiki produktivitas)

6. Affirmative action program commitments (komitmen terhadap program penguatan tindakan)

7. Concern about turnover; (perhatian terhadap perputaran karyawan).

8. Personel interest of unit managers (ketertarikan karyawan terhadap manajer unit)

9. Desire for positive recruiting image (keinginan untuk citra penarikan karyawan yang positif)

Program perencanaan karir memberikan kesempatan kepada pegawai untuk menyelidiki minat, kebutuhan, dan pilihan karir dalam organisasi. Melalui proses perencanaan karir pegawai-pegawai dibantu untuk menentukan tujuan-tujuan realistik dan untuk mengembangkan kecakapan dan kemampuan yang diperlukan untuk jabatan-jabatan dan sasaran.

Unsur–Unsur Program Perencanaan Karir

Meskipun program–program perencanaan karir itu berlainan, ada empat unsur program perencanaan jelas kelihatan. Unsur – unsur yang dimaksud adalah :

1. Penilaian individu tentang kemampuan, minat, kebutuhan karir dan tujuan Penilaian individu mengenai kemampuan, minat, kebutuhan karir, tujuan, pada dasarnya merupakan suatu proses penjelajahan sendiri dan analisis. Individu–individu sering dipedomani oleh latihan– latihan penilaian sendiri

2. Penilaian organisasi tentang kemampuan dan kesanggupan pegawai; Organisasi  mempunyai beberapa sumber informasi untuk membuat penilaian terhadap kemampuan dan kesanggupan pegawai. Yang pertama adalah informasi seleksi, temasuk ujian kemampuan dan informasi biografis seperti pendidikan dan pengalaman kerja. Yang kedua adalah informasi riwayat pekerjaan yang sekarang, termasuk informasi penilaian pelaksanaan pekerjaan, catatan-catatan promosi dan rekomendasi promosi, kenaikan gaji dan partisipasi dalam berbagai program latihan dan pengembangan. Organisasi biasanya menyandarkan diri pada data penilaian pelaksanaan pekerjaan sebagai dasar utama untuk menilai kesanggupan pegawai.

3. Informasi karir dalam suatu organisasi; Sebelum tujuan-tujuan realistik dapat ditentukan, seorang pegawai membutuhkan informasi tentang pilihan-pilihan dan kesempatan-kesempatan karir. Hal ini meliputi informasi tentang arah-arah karir yang mungkin, jalur-jalur kemajuan karir yang mungkin, dan lowongan-lowongan pekerjaan tertentu.

4. Penyuluhan karir untuk menentukan tujuan-tujuan realistik dan rencana untuk pencapaiannya; Penyuluhan karir terdapat dalam kursus-kursus penyuluhan, khususnya pada penyelia-penyelia dan manajer-manajer dalam wawancara penilaian pelaksanaan pekerjaan yang berhubungan dengan pengembangan, yang kebanyakan pegawai menyelidiki tujuan dan kesempatan karir dalam organisasi.

Dalam kursus penyuluhan karir, pegawai berusaha menjawab jenis-jenis pertanyaan sebagai berikut :

a. Kecakapan-kecakapan apakah yang sudah saya miliki, dan apakah kemungkinan-kemungkinannya untuk mengembangkan atau untuk mempelajari hal-hal yang baru ?

b. Apakah sesungguhnya yang saya butuhkan untuk saya sendiri sepanjang mengenai  pekerjaan ?

c. Kemampuan dan kecakapan saya yang mana yang dapat saya berikan ?

d. Apakah yang sesungguhnya diperlukan untuk pekerjaan-pekerjaan/jabatan-jabatan tertentu ?

e. Latihan apakah yang diperlukan apabila saya memilih mengejar tujuan karir tertentu

Apabila supervisor dapat membantu pegawai menemukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan demikian, maka tujuan karir realistik dapat ditentukan. Selanjutnya harus direncanakan strategi–strategi pengembangan untuk membantu memudahkan perencanaan dan Pengembangan karir.

Kesimpulan Manajerial

Bagi organisasi ada kemungkinan untuk memenej lebih baik karir individu-individu dalam organisasi. Kunci karir yang sukses menurut Daniel.C.Fieldman dan Hugh.J.Arnold dalam buku Managing Idividual and Group behavior in organization ,adalah sebagai berikut :

1. Organisasi harus menilai pegawai-pegawai secara berkala sepanjang karir mereka untuk mengetahui kekuatan individual yang dapat dipergunakan dalam pekerjaan lain dalam organisasi dan untuk memperbaiki kelemahan individual yang merintangi jalannya karir.

2. Organisasi harus memberikan informasi yang lebih realistik kepada pegawai-pegawainya tidak hanya apabila organisasi itu mengambil keputusan-keputusan mengenai penerimaan pegawai, tetapi juga apabila keputusan-keputusan mengenai promosi.

3. Kegiatan-kegiatan perencanaan karir menjadi

amat sukses apabila kegiatan itu dikoordinasi dengan kegiatan-kegiatan lain dalam manajemen sumber daya manusia-seleksi, latihan, perencanaan sumber daya manusia, dan penilaian prestasi kerja.

4. Pengembangan karir besar sekali kemungkinannya berhasil apabila penyedia langsung terlibat

Perencanaan Karir Dalam Mencapai Kebebasan Financial (Financial Indepence)

Menurut Amling/Droms (1986:30) mencapai kebebasan finansial (achiefing financial in dependence) adalah : ‚you will learn to live within your income, that you will save and invest in a reasonable portion of this income, and that by retirement age of earlier, you will be free of financial worries amd able to support the satisfactory life style‛ (Engkau akan belajar untuk hidup dalam pendapatan yang kamu peroleh. Engkau akan menabung dan berinvestasi dalam proporsi yang masuk akal dari pendapatan kamu, dan pada usia pensiuanan atau lebih awal kamu akan terbebas dari kekhawatiran keuangan dan dapat mendukung gaya hidup mu dengan memuaskan). Dari definisi diatas kebebasan finansial bukan berarti hidup berlebihan uang akan tetapi lebih pada keadaan cukup memiliki uang dalam mendukung seluruh kehidupan kita sesuai dengan penghasilan kita. Artinya berapapun penghasilan kita maka kita bisa mencapai kebebasan finansial.

Kiat Mencapai Kebebasan Finansial

Kiat untuk mencapai kebebasan finansial adalah :

  1. Menentukan tujuan hidup

Konsep tujuan hidup ini sering lebih dikenal dengan istilah visi dan misi. Visi dan misi yang dimaksud disini adalah sesuatu yang ingin dicapai dalam seumur hidup seseorang. Tujuan hidup ini sangat tergantung dari falsafah hidup atau nilai-nilai tertinggi yang dipakai sebagai pedoman hidup oleh seseorang.

2. Memilih Karir yang cocok

Karir merupakan sarana atau alat untuk mencapai tujuan hidup, oleh karenanya sangat penting memilih karir yang cocok dengan tujuan hidup kita. Adapun pedoman dalam memilih karir adalah :

a. Melakukan survey berbagai pilihan karir

b. Membuat peta peluang karir

c. Memilih karir

d. Merencanakan pengembangan karir

3. Merencanakan pendidikan

Walaupun pendidikan bukanlah segalanya namun ketentuan bahwa untuk memperoleh pekerjaan yang baik diperlukan pendidikan yang baik tetap masih berlaku. Oleh karenanya kita harus merencanakan pendidikan yang akan kita tempuh agar mendapatkan pedidika yang baik sehigga mendapat karir yang baik pula.

karir bisa dipandang sebagai investasi dan juga modal dalam mencapai karir dan mengembangkannya. Sebagai investasi maka kita baru akan memperoleh hasil dari pendidikan kita di masa yang akan datang bahkan mungkin jauh dimasa yang akan datang.

4. Menetapkan tujuan finansial

Penetapan Tujuan finansial adalah menentukan kebutuhan-kebutuhan yang akan kita penuhi dimasa yang akan datang dengan penghasilan kita agar kita terbebas dari masalah keuangan. Penetapan tujuan bisa dilakukaka kapan saja namun lebih awal lebih baik karena akan banyak waktu untuk membuat persiapan.

5. Membuat laporan finansial

Ada baikya kita membuat laporan fiansial yang telah kita keluarkan setiap harinya. Untuk memudahkan kita mengukur seberapa besar pengeluaran yang kita keluarkan

6. Merencanakan dan mengendalikan finansial

Alat perencanaan finansial adalah anggaran. Dalam konteks kita sekarang ini,   anggaran  adalah pernyataan mengenai penggunaan penghasilan kita sekarang dan masa yang akan datang. Seharusnya anggaran dinyatakan secara tertulis karena        berdimensi jangka panjang agar apa yang telah kita rencanakan tidak lupa dan memudahkan pengukuran tercapainya rencana finansial yang kita susun.

Tujuan membuat anggaran adalah mengoptimalkan manfaat yang kita terima dari  penggunaan dan nilai bersih dari penghasilan kita. Anggaran merupakan jawaban dari pertanyaan bagaimana sebaiknya kita membelanjakan uang kita, bukan jawaban dari pertanyaan bagaimana kita membayar hutang kita.

Langkah pertama dan paling utama dalam penyusunan anggaran pribadi adalah menentukan sasaran finansial baik jangka pendek, menengah maupun panjang. Setelah itu baru kita susun anggaran untuk mencapai sasaran tersebut. Agar kita berhasil melakukan itu kita bisa mengadopsi system Management By Objective (MBO) yang dikemukakan oleh Peter Drucker, sebagai berikut :

1. Mendifinisikan sasaran finansial yang harus dicapai dalam kurun waktu tertentu

2. Mengurutkan sasaran tersebut berdasarkan skala prioritas

3. Mengembangkan rencana dan strategi pelaksanaan yang realistik untuk menentukan kapan     masing-masing sasaran akan dicapai.

4. Laksanakan rencana tindakan (action plan)

5. Memonitor kemajuan pencapaian tujuan dengan menetapkan tujuan antara yang spesifik

6. Mengevaluasi hasil, dan melakukan koreksi bila diperlukan

7. Merevisi sasaran apabila tujuan telah dicapai atau merubahnya apabila harus (Amling/Droms 1986;44).

 

Drs. Bambang Pujo Purwoko, SH, MM

STIE LA TANSA MASHIRO (hal 1 – 20)

http://www.latansamashiro.ac.id/ltm/download/artikel%201.pdf

 

PEMBAHASAN

Setiap orang tentunya mempunyai visi dan misi yang ingin dicapai dalam hidupnya. Dan karir adalah salah satu hal yang ada dalam visi misi tersebut. Banyak hal yang harus dilakukan seseorang untuk mencapai karir yang bagus. Salah satunya dengan perencanaan karir. Karir merupakan serangkaian pekerjaan yang dilakukan seseorang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Agar dapat memilih karir yang bagus seseorang harus mengetahui dahulu kemampuan yang dimiliki, dengan begitu kita akan mampu memilih karir yang sesuai degan keinginan kita agar kita dapat menjalakan pekerjaan tersebut dengan baik. Kemudian kita juga harus mengetahui apa saja yang dibutuhkan untuk dapat melaksanakan pekerjaan kita sekarang dan apakah kita sudah memiliki kemampuan tersebut. Kita juga perlu tahu ketrampilan apa saja yang dibutuhkan oleh dunia kerja saat ini. Degan memperhatikan hal-hal tersebut kita akan dapat bersaing dalam dunia kerja.

Dengan memiliki perencanaan karir yang matang tidak hanya menguntungkan kita sebagai pegawai tapi juga memberikan keuntungan bagi perusahaan, karena perusahaan akan mendapatkan pegawai-pegawai yang cakap dibidangnya dan dapat diandalkan oleh perusahaan. Serta memungkinkan perusahaan untuk mengembangkan dan menempatkan pegawai dalam jabatan-jabatan yang sesuai dengan minat, kebutuhan, dan tujuan karirnya.

Perencanaan karir juga akan mengarahkan kita kepada kebebasan finansial, definisi kebebasan finansial bukan berarti hidup berlebihan uang akan tetapi lebih pada keadaan cukup memiliki uang dalam mendukung seluruh kehidupan kita sesuai dengan penghasilan kita. Artinya berapapun penghasilan kita maka kita bisa mencapai kebebasan finansial. Namun tetap saja kita harus mempunyai perencanaan finansial untuk menuju ke kebebasan finansial, yaitu kita harus menentukan tujuan hidup, yang biasanya disebut visi dan misi, dan tentunya setiap orang mempunyai visi da misi yang berbeda. Yang kedua adalah memilih pendidikan dan karir yang cocok, menetapkan tujuan finansial, membuat laporan finansial, merencanakan dan mengendalikan laporan finansial.

Dengan adanya perencanaan dalam hidup kita terutama dalam karir  maka  kita akan dapat mencapai kelangsungan hidup yang kita inginkan dan memberikan kepuasan kepada kita

 

 

 

 

Tugas Pengembangan Karir

1.1            Pengembangan Karir

Setelah lulus dari SMP saya berminat melanjutkan ke bangku SMK. Kenapa saya memilih SMK karena saya ingin bekerja setelah lulus nanti, dan karena di SMK kita dibekali dengan ketrampilan dalam bekerja sehingga setelah lulus kita mempunyai skill. Setelah lulus saya bekerja di toko baju bayi sebagai pramuniaga hampir setahun lebih kemudian saya memutuskan untuk pindah tempat kerja yaitu di sebuah SMA Negri sampai sekarang. Saya sebagai tenaga honorer di sekolah tersebut. Awalnya saya hanya sebagai tenaga serabutan kemudian saya dipercaya untuk membantu di koperasi siswa di sekolah tersebut.

2.1     Perencanaan Karir Hidup

2.1  Meliputi tiga bagian yaitu :

2.1.1 Pemahaman diri

Pemahaman diri saya adalah melayani kebutuhan customer yaitu siswa dan guru-guru, kebutuhan mereka biasanya berupa alat-alat tulis dan kadang juga saya melayani untuk foto copy.

2.1.2 Pemahaman lingkungan

  • Peranan keluarga

Peranan keluarga bagi saya sangat penting karena selama ini keluargalah yang sangat membantu dan mendukung untuk saya dalam mendapatkan pekerjaan. Dan merekalah yang menjadi motivasi saya untuk tetap bekerja lebih keras lagi untuk membantu perekonomian keluarga

  • Informasi organisasi

Di perusahaan saya informasi tentang pengembangan karir di berikan secara langsung dan terbuka.Prosesnya dilakukan dengan baik di lihat dari masig-masing kemampuan karyawan

2.1.3 Pemahaman Implementasi

  • Keterampilan pengambilan keputusan

Dalam pengambilan keputusan saya termasuk orang yang mudah bimbang jadi saya sangat membutuhkan masukan dari orang lain dan pengalaman orang lain agar saya mudah untuk menentukan pekerjaan yang sesuai dengan diri saya. Dan kadang saya tidak percaya diri dengan keputusan yang saya ambil

3.1     Faktor-Faktor yang Terkandung

3.1.1 Psikologis

Bila di lihat dari segi psikologis, saya termasuk orang yang kurang percaya diri bila berada di lingkungan yang baru, tapi kemudian saya berusaha meyakinkan diri saya kalau saya bisa dan berusaha mengakrabkan diri dengan mereka

3.1.2 Sosiologis

Saya selalu berusaha untuk beradaptasi dengan yang lain sehingga rasa kurang prcaya diri bisa berkurang dan juga bisa memberikan pelajaran atau pengalaman baru bagi saya sehingga bisa belajar dari pengalaman mereka

3.1.3 Ekonomis,fisik,dan pendidikan

Dari segi ekonomis pekerjaan saya saat ini saya rasa kurang di karenakan saya mempunyai kewajiban membayar kuliah,membantu ekonomi keluarga karena saya merupakan anak pertama dan mestinya bisa membantu walaupun tidak banyak, selain itu juga untuk memenuhi kebutuhan saya pribadi.Untuk masalah fisik saya merasa sudah cukup karena saya mampu untuk untuk melakukan pekerjaan saya di sekolah tersebut. Saya memilih bidang manajemen di bangku kuliah dengan tujuan memberikan ilmu di bidang pemasaran sebagai modal untuk memperoleh karir yang lebih baik

3.1.4 Keberuntungan

Menurut saya faktor keberuntungan adalah dimana kita bisa bekerja dengan ulet dengan kemampuan kita dan menghasilkan sesuatu yang kita inginkan

4.1     Sistem yang saling Berhubungan

4.1.1 Individu

  • Kebutuhan

Kebutuhan saya adalah mendapatkan ilmu dan pengetahuan untuk megembangkan karir kita agar lebih baik

  • Tujuan

Tujuan saya adalah mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan keinginan agar saya dapat mencukupi kebutuhan saya dan kelurga. Sehingga mereka tidak merasa kekurangan

  • Nilai

Nilai yang ingin saya tanamkan terapkan dalam diri saya dan di lingkungan sekitar adalah selalu bersyukur, rendah hati,bersikap baik terhadap semua orang,dan selalu berusaha membahagiakan keluarga dan orang-orang sekitar saya

4.1.2 Keluarga

Saya sebagai anak pertama dari dua bersaudara. Adik saya laki-laki dan sekarang sudah lulus SMP dan berencana melanjutkan ke SMK. Saya berusaha membantu walaupun sedikit untuk meringankan beban orang tua untuk membiayai adik saya.

4.1.3 Karir

  • Jalur Karir

Jalur karir yang saya minati adalah yang berhubungan dengan orang lain yaitu melayani customer, karena merupakan suatu tantagan tersendiri dalam menghadapi karakteristik customer yang berbeda-beda

  • Tugas dan tanggung jawab pekerjaan

Tugas yang saya lakukan sesuai dengan perintah yang diberikan oleh atasan.Tanggung jawab yang diberikan kepada saya adalah melayani customer dengan baik, menjaga kenyamanan mereka, dan berusaha meyediakan apa yang mereka butuhkan serta membuat laporan penjualan setiap harinya

  • Gaya dan jalur kerja

Berkelompok  dan masing-masing individu diberikan tanggug jawab sendiri dalam melayani customer yang nantinya laporan yang dibuat tetap diperiksa oleh koordinator yang telah di tunjuk sebelumnya oleh pimpinan.

  • Peralihan kerja

Dapat dialihkan jika salah satu karyawan tidak masuk kerja atau ada keperluan melalukan tugas lain

  • Pergantian pekerjaan

Dapat dilaksanakan sesuai kemampuan karyawan atau terkadang ada rolling karyawan sesuai dengan kebijakan yang telah diatur pimpinan.

 

Tugas Manajemen Stratejik

Latar Belakang

Pendidikan merupakan hal yang sangat penting bagi masyarakat. Khususnya bagi generasi penerus bangsa. Dengan pendidikan diharapkan dapat mencerdaskan anak bangsa dan membawa bangsa ke kehidupan yang lebih baik. Dengan kebutuhan itulah sebuah sekolah dibangun dan diperuntukkan bagi siswa-siswa, agar memperoleh pengetahuan yang luas dan menjadi lebih kompeten.

Di dalam sekolah diharapkan siswa-siswa dapat mengasah kemampuannya sehingga menjadi orang yang memiliki skill dan berkompeten di bidangnya.

VISI

Menghasilkan lulusan berkompeten siap menguasai IPTEK, dengan berlandaskan pada IMTAQ dan berdaya saing tinggi pada era globalisasi

MISI

•  Pencapaian keberhasilan lulusan dengan meningkatkan perolehan nilai-nilai mata       pelajaran dan meningkatnya jumlah lulusan yang diterima di PTN baik melalui jalur PMDK, SPMB, SNMPTN maupun Perguruan Tinggi Kedinasan lainnya
•Menghasilkan lulusan yang mampu menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya sebagai landasan untuk berfikir dan bertindak secara arif, bijaksana dan berbudi pekerti luhur
•Menumbuhkan sikap dinamis dan mampu berkompetisi di bidang akademis dan non akademis
TUJUAN
•Menghasilkan lulusan yang bertindak arif dan memiliki semangat kesetiakawanan sosial yang tinggi terhadap sesama
•Tercapainya nilai Ujian Nasional mata pelajaran minimal sesuai standart yang ditetapkan BSNP
•Terciptanya suasana sekolah yang nyaman, aman, bersih, sehat, disiplin, tertib dan sejahtera
•Penerapan sistem komputerisasi dalam administrasi dan terciptanya administrasi sekolah yang sesuai standart
•Memberdayakan peran serta masyarakat, alumnus, dan lembaga swasta atau negeri dalam pengembangan sekolah
•Melatih siswa untuk berfikir global dan terampil dalam melaksanakan tugas
•Mewujudkan sekolah sebagai salah satu alternatif pertama dalam menentukan pilihan SMA oleh masyarakat kota Surabaya dan sekitarnya
•Menumbuhkembangkan sikap berperan serta secara aktif dalam pelestarian lingkungan hidup

UTS Manajemen Karir / 24-4-12

  1. Jelaskan ruang lingkup manajemen karir

Kegiatan ini dimulai dari rekrutmen pegawai penemapatan pegawai, pengembangan pegawai , berakhir pada pemberhetnian pegawai

2. Jelaskan perbedaan perencanaan karir di perusahaan tingkat organisasi dan perencanaan karir individual

Kalau di dalam organisasi yang melakukan aktivitas  dalam memilih, menilai, menugaskan dan mengembangkan para karyawannya dalam rangka menyiapkan dan menyediakan orang-orang yang berkualitas untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan organisasi di masa yang akan datang adalah pimpinan dalam organisasi iu sendiri, sedangkan perencanaan karir individual adalah kita sendiri yang memilih tempat kita untuk memulai karir

3.Jelaskan factor yang mempengaruhi pengembangan karir

a. Keadilan dalam Karir ,Para karyawan menghendaki keadilan dalam sistem promosi dengan kesempatan sama untuk peningkatan karir.

b. Perhatian dengan Penyeliaan , Para karyawan menginginkan para penyelia mereka memainkan perannya secara aktif dalam pengembangan karir dan menyediakan umpan balik dengan teratur tentang kinerja.

c. Kesadaran tentang Kesempatan , Para karyawan menghendaki pcngetahuan tentang kesempatan untuk peningkatan karir.

d. Minat Pekerja ,Para karyawan membutuhkan sejumlah informasi berbeda dan pada kenyataan; memiliki derajat minat yang berbeda dalam peningkatan karir yang tergantung pada beragam faktor.

e. Kepuasan Karir ,Para karyawan, tergantung pada usia dan kedudukan mereka, memiliki kepuasan berbeda. Program karir yang efektif harus mempertimbangkan perbedaan persepsi keinginan para karyawan. Apa yang pekerja harapkan dari program karir dikembangkan; olch departemen SDM sesuai dengan ragam faktor usia, jenis kelamin, kedudukan pendidikan, dan faktor-faktor lainnya.

4. Bedakan isilah jalur karir, manajemen karir, konseling karir

–          Manajemen karir adalah upaya yang dilakukan untuk memenuhi dan atau mencapai jabatan tertentu

–          Jalur karir adalah pola pekerjaan yang membentuk karir seseorang

–          Konseling karir adalah sarana bantu dalam menganalisa hambatan, key factor dalam pencapaian karier.

5. Sebutkan peran organisasi dalam pengembangan karir

–          Komunikasikan misi, kebijakan dan prosedur

–          Berikan peluang pelatihan dan pengembangan

–          Berikan informasi karir dan program karir

–          Tawarkan satu keanekaragaman pilihan karir

6.Jelaskan 5 syarat perencanaan karir pegawai

–          Dialog

–          Bimbingan

–          Keterlibatan individual

–          Umpan balik

–          Mekanisme perencanaan karir

7.Manfaat apa yang anda dpkan mengikuti mata kuliah ini dan materi apa lagi yang ingin anda dpkan dlm mata kuliah manajemen karir.

Kita dapat mengetahui apa yang harus kita lakukan dalam pengembangan karir kita ke depannya, bagaimana lebih meningkatkan rasa percaya pada diri kita kalau kita mampu untuk mengembangkan karir

Tugas Manajemen Karir ” CV”

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Curriculum Vitae

 

 

Personal Details

 

Full Name                               : Suci Tyas Rahayu

Sex                                         : Female

Place, Date of Birth                 : Surabaya, September 14, 1986

Nationality                              : Indonesia

Marital Status                          : Single

Religion                                   : Moslem

Addres                                    : Tenggumung Baru perintis 2 No. 213, Surabaya

Mobile                                     : 03161065484

E-mail                                      : a.tyas18@yahoo.co.id

 

Educational Background

 

1993 – 1999    : K.H.M. Noer elementary school, Surabaya

1999 – 2002    : 15 Senior High School, Surabaya

2002 – 2005    :  4 Vocational High School, Surabaya

2009 – now     : Management Department at the Narotama University

 

Working Experience

 

working at UD BASKARA, Surabaya at September 2005 – July 2006

Job Description as baby clothing store clerk

Working at SMA Negeri 8 Surabaya at August 2006 – now

Job Description as honorary staf and helping in cooperative student, selling stationary, create a sales report, operate a copy mechine, sometimes I also wholesale

 

 

Visi Karir :

– memiliki beberapa toko kue dan restaurant ternama di Indonesia

Misi Karir:

– dapat lulus kuliah tepat waktu

– mempunyai cabang toko kue dan restaurant di setiap kota

-mempunyai penghasilan yang terus meningkat setiap tahunnya